MAKI Jawa Timur Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama 500 Anak Yatim dan Dhuafa di Permata Juanda

Sidoarjo, – Suasana penuh kehangatan dan kepedulian mewarnai kegiatan santunan dan buka puasa bersama yang digelar oleh keluarga besar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat MAKI Jawa Timur di kawasan Permata Juanda, Sidoarjo tersebut menghadirkan sekitar 500 anak yatim dan dhuafa dari berbagai wilayah di Sidoarjo dan Surabaya.

Momentum yang berlangsung di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh MAKI Jawa Timur. Anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir tidak hanya menerima santunan, tetapi juga diajak merasakan kebersamaan dalam suasana kekeluargaan yang hangat.

Sejak awal kegiatan, para pengurus MAKI Jatim, relawan, serta tokoh masyarakat yang hadir tampak menyambut anak-anak dengan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu semangat berbagi di bulan penuh berkah.
Koordinator MAKI Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Tradisi tersebut terus dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pengingat akan pentingnya empati terhadap sesama.

Menurutnya, Ramadan merupakan momen yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Ramadan mengajarkan kita bahwa keberkahan tidak selalu datang dari apa yang kita miliki, tetapi dari apa yang kita bagikan kepada sesama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan anak-anak yatim menjadi pengingat bagi semua pihak untuk senantiasa menumbuhkan rasa kepedulian dan kasih sayang terhadap mereka yang membutuhkan perhatian lebih dari masyarakat.

Selain penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang memberikan pesan moral tentang pentingnya memuliakan anak yatim dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam tausiyah tersebut disampaikan bahwa memuliakan anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam dan menjadi salah satu jalan untuk meraih keberkahan hidup.

Para peserta yang hadir kemudian bersama-sama memanjatkan doa agar setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadan ini menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat jangka panjang.

Suasana religius semakin terasa ketika lantunan hadrah menggema di lokasi acara. Alunan shalawat yang dilantunkan menghadirkan suasana spiritual yang menyejukkan, sekaligus menambah kekhidmatan kegiatan yang berlangsung.

Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta berkumpul dalam satu majelis kebersamaan. Para relawan, pengurus, dan anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan.

Tidak ada sekat antara satu dengan lainnya. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana hangat yang penuh makna, di mana kebahagiaan sederhana dapat dirasakan bersama.

Tawa ceria anak-anak yang menikmati hidangan berbuka bersama para relawan menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan sering kali lahir dari kepedulian dan perhatian yang tulus.

Melalui kegiatan ini, MAKI Jawa Timur berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya pada bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Bulan suci Ramadan diharapkan dapat menjadi momentum bagi setiap individu untuk memperbaiki diri, memperkuat rasa empati, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dengan kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini, MAKI Jawa Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan solidaritas di tengah kehidupan bermasyarakat. (Wiwik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *