Hari ke 20, Maki Jatim Tebar Kepedulian, 1000 Paket Takjil Dibagikan di Jalan Raya Juanda

Sidoarjo – Alhamdulillah, semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur yang kembali menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis kepada masyarakat pada hari ke-20 Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru. Aksi berbagi takjil dilaksanakan di pertigaan Albatros, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, yang dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas yang cukup ramai dilalui masyarakat, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Sejak sore hari, para relawan MAKI Jatim sudah bersiap di lokasi untuk menyiapkan ratusan paket takjil yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Ketika waktu menjelang berbuka semakin dekat, para relawan mulai membagikan takjil kepada para pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga warga sekitar yang melintas di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, relawan MAKI Jatim dengan penuh semangat membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya menebarkan kebahagiaan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Sebanyak 250 paket nasi putih lengkap dengan lauk sambal goreng ati, tahu, serta irisan telur dadar dibagikan kepada masyarakat. Menu tersebut disiapkan agar dapat menjadi hidangan yang cukup mengenyangkan bagi para penerima takjil saat berbuka puasa.
Selain itu, panitia juga membagikan 250 paket kurma yang menjadi salah satu makanan yang identik dengan momen berbuka puasa.

Kurma dipilih karena selain menjadi sunnah untuk dikonsumsi saat berbuka, juga memiliki kandungan energi yang baik untuk mengembalikan stamina setelah seharian berpuasa.
Tak hanya itu, sebanyak 250 botol es sirup melon dengan isian blewah juga disediakan untuk memberikan kesegaran bagi masyarakat setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Minuman segar tersebut menjadi pelengkap hidangan berbuka yang dibagikan kepada para penerima takjil.

Untuk melengkapi hidangan berbuka, panitia juga menyiapkan 250 paket gorengan yang terdiri dari lumpia, tahu bakso, dan siomay basah. Paket gorengan tersebut disiapkan oleh Mbak Pipin dari Waru yang turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan sosial tersebut.
Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari komitmen MAKI Jatim untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya berfokus pada gerakan sosial terkait pengawasan publik, tetapi juga berupaya menumbuhkan nilai kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami kembali bisa berbagi dengan masyarakat pada hari ke-20 Ramadan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa,” ujar Heru.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial antar sesama. Dengan berbagi takjil, diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang berada di perjalanan agar tetap dapat berbuka puasa tepat waktu.

Heru juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi ladang amal kebaikan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil seperti ini rencananya akan terus dilakukan selama bulan Ramadan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.

Aksi sosial yang dilakukan oleh MAKI Jatim tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka puasa.

Beberapa warga bahkan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para relawan yang telah meluangkan waktu untuk berbagi dengan sesama di bulan yang penuh berkah ini.

Dengan adanya kegiatan ini, MAKI Jawa Timur berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta solidaritas sosial diharapkan semakin kuat, khususnya selama bulan suci Ramadan, sehingga dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli dan harmonis. (Wiwik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *