Serangan Drone di Kurdistan Irak Tewaskan Anggota Oposisi Kurdi Iran, Komala Tuding Iran Dalang Serangan Meta Description

Berikut versi berita yang

Sulaimaniyah, Irak – Seorang anggota kelompok oposisi Kurdi Iran dilaporkan tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) yang menghantam wilayah Kurdistan Irak pada Rabu. Kelompok oposisi Komala menuding Iran berada di balik serangan tersebut.

Menurut pernyataan Partai Komala, sedikitnya delapan drone menyerang pangkalan mereka di kawasan Zrgwezala, dekat Kota Sulaimaniyah. Serangan itu menewaskan satu pejuang dan melukai dua orang lainnya. Salah satu korban luka telah dilarikan ke rumah sakit di Sulaimaniyah untuk mendapatkan perawatan.

Pejabat senior Komala, , mengatakan serangan terjadi dalam dua gelombang dan menyalahkan Iran sebagai pelaku. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai tuduhan tersebut.

Seorang pejabat Komala lainnya yang enggan disebutkan namanya menyebut serangan itu sebagai yang paling besar terhadap pangkalan mereka sejak pecahnya konflik regional. Ia juga mengatakan drone masih terlihat beroperasi di langit wilayah tersebut setelah serangan berlangsung.

Komala merupakan salah satu kelompok oposisi Kurdi Iran yang telah lama bermarkas di wilayah Kurdistan Irak. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok ini mengurangi aktivitas militernya seiring meningkatnya tekanan politik dari pemerintah Irak.

Kelompok tersebut menyatakan bahwa seorang anggotanya juga tewas dalam serangan serupa di wilayah Sulaimaniyah pada pekan lalu.

Komala didirikan pada tahun 1969 oleh mahasiswa dan intelektual Kurdi di Teheran. Selama beberapa dekade, kelompok ini terlibat dalam konflik bersenjata dengan pasukan keamanan Iran di wilayah perbatasan yang mayoritas dihuni etnis Kurdi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari pihak Iran terkait klaim yang disampaikan oleh Komala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *