Sidoarjo – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, semangat berbagi dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur. Pada hari ke-23 Ramadan, organisasi ini menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan ratusan penerima manfaat di lingkungan Sekretariat MAKI Jawa Timur, Perumahan Permata Juanda, Sidoarjo, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri sekitar 750 undangan. Mereka terdiri dari 500 anak yatim dan dhuafa, anak-anak dari para pengemudi ojek online (ojol), serta sejumlah tamu undangan lainnya yang turut meramaikan acara kebersamaan di bulan suci ini.
Acara ini menjadi salah satu kegiatan sosial terbesar yang pernah digelar oleh MAKI Jawa Timur selama Ramadan. Tidak hanya menghadirkan momen berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, MAKI Jawa Timur menyalurkan paket parcel kepada sejumlah pekerja yang selama ini berperan penting dalam kehidupan sehari-hari namun kerap luput dari perhatian. Paket tersebut diberikan kepada para petugas keamanan (security), petugas kebersihan, hingga para tukang sampah yang bekerja di lingkungan sekitar.
Pemberian parcel ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka yang setiap hari menjaga kebersihan serta keamanan lingkungan masyarakat.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sebanyak 50 rekan media di Jawa Timur turut menerima bingkisan sebagai wujud penghargaan atas peran mereka dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilakukan oleh MAKI.
Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama tahun 2026 ini menjadi salah satu agenda paling besar yang pernah diselenggarakan oleh pihaknya.
“Insya Allah acara buka puasa bersama anak yatim, dhuafa, anak para ojol dan rekan-rekan media untuk tahun ini adalah yang paling spektakuler,” ujar Heru.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara MAKI Jawa Timur dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, kehadiran anak-anak yatim, dhuafa, keluarga pengemudi ojek online, hingga para pekerja lapangan menunjukkan bahwa kegiatan ini memang ditujukan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat, para pekerja lapangan, serta rekan-rekan media yang selama ini menjadi mitra kami dalam menyampaikan berbagai kegiatan positif kepada publik,” tambahnya.
Heru juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada bulan Ramadan yang penuh berkah.
Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan adalah momen yang sangat baik untuk berbagi dan memperkuat rasa kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sepanjang acara, suasana kebersamaan dan kehangatan begitu terasa. Ratusan anak yatim dan dhuafa tampak menikmati momen berbuka puasa bersama dengan penuh kebahagiaan. Canda tawa anak-anak serta interaksi hangat antara para tamu undangan menciptakan atmosfer yang penuh kekeluargaan.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk sederhana, mulai dari berbagi makanan, memberikan bantuan, hingga menjalin silaturahmi yang memperkuat hubungan antar sesama.
Dengan semangat berbagi yang terus dijaga, MAKI Jawa Timur berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menebarkan kebaikan dan kepedulian di tengah masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kemanusiaan. (Wiwik)












