Pangkep liputan7aktual.com – Pemerintah Desa Pitue Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang Desa). Agenda ini membahas dan menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2026 serta Daftar Usulan RKPDes Tahun Anggaran 2027, sesuai jadwal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangkep, bertempat di rumah Ketua BPD Desa Pitue H.Bahtiar, Kamis, 16 Oktober 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Ma’rang Herlina.SH.MM, Kepala Desa Pitue Muh Nasul Munir, Kabid PPMD Dinas PMD Pangkep Endang Wahyuni.SH.MH, TA P3MD Sry Wahyuningsih.S.Pd, Ketua BPD Desa Pitue H.Bahtiar, Ketua TP PKK Desa Pitue Nurlina Munir, Babinsa Desa Pitue Sertu Andi Nurhidayat, Pendamping Desa Hamka.S.Pi – Abdillah.ST, Kepala Tata Usaha Puskesmas Ma’rang H.Muh Saleh.SKM, Koordinator PLKB Kecamatan Ma’rang Andi Erliani.S.Sos,
Sekretaris Desa Pitue Nurismayanti.S.Pd, PPL Desa Pitue Irna Topan.SP, Penyuluh Agama Islam Kemenag Pangkep Muh Affan Lamakarau.S.Ag.M.Pdi, Kepala SD Negeri 29 Gusungnge Girana.S.Pd, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kader Posyandu, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pitue Muh Nasrul Munir, Musrenbang Desa merupakan agenda tahunan yang penting untuk menentukan arah pembangunan. Hari ini kita membahas dan menyepakati kegiatan tahun anggaran 2026 yang dapat dilaksanakan desa, sekaligus menentukan usulan prioritas yang akan dibawah ke tingkat kecamatan.
Sambutan Ketua BPD Desa Pitue H.Bahtiar, bahwa forum ini kesempatan masyarakat untuk membahas skala prioritas. Kami harapkan peserta dapat menyepakati kebutuhan yang paling mendesak.
Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Ma’rang Herlina.SH.MM, berharap seluruh usulan dapat disepakati dan terealisasi.
Mudah-mudahan apa yang kita rumuskan bersama dapat diakomodir dan terwujud pada tahun 2026.
Sementara itu Kabid PPMD Dinas PMD Pangkep Endang Wahyuni.SH.MH, menekankan bahwa program prioritas tahun 2026 akan diarahkan pada penanganan kemiskinan ekstrem, bantuan langsung tunai (BLT), peningkatan layanan kesehatan khususnya stunting dan ketahanan pangan serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Adapun output yang di hasilkan yaitu Dokumen RKPDes 2026 dan Daftar Usulan 2027.
TA P3MD, Sry Wahyuningsih.S.Pd, menjelaskan secara teknis bahwa sumber pembiayaan pembangunan desa berasal dari berbagai pos anggaran. Selain Dana Desa (DD), ada pula Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Bagi Hasil Pajak (BHP), serta Pendapatan Asli Desa (PAD), yang jumlahnya berbeda di tiap desa.
Melalui Musrenbang Desa ini, Pemdes Pitue menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Untuk penggunaan Dana Desa merujuk pada prioritas yang masih
memprioritaskan kemiskinan ekstrim. Ketahanan pangan dan Koprasi Desa Merah Putih. (Abdullah Sangkala).












