GRESIK – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terus digelorakan oleh jajaran relawan dan crew Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur. Memasuki hari ke-9 Ramadan, Jumat (27/2/2026), MAKI Jatim kembali menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat di Jalan Raya Menganti, tepatnya di depan Perumahan Menganti Permai, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MAKI Jatim untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dikenal sebagai organisasi yang aktif dalam pengawasan kebijakan publik dan isu-isu antikorupsi, MAKI Jatim juga berupaya menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Sejak pukul 16.30 WIB, para relawan telah berkumpul di lokasi pembagian. Mereka membagi tugas mulai dari menyiapkan paket, mengatur antrean, hingga memastikan pembagian berjalan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Menganti yang dikenal cukup padat menjelang waktu berbuka puasa.
Pada hari ke-9 Ramadan ini, MAKI Jatim menyiapkan total 1.250 paket takjil yang dibagikan kepada para pengguna jalan dan warga sekitar. Paket tersebut terdiri dari:
250 pack mie goreng lengkap dengan irisan telur dadar, kerupuk udang kecil, dan sayuran
250 pack kurma
250 botol es sirup melon dengan isian blewah
250 pack jajanan jadul dalam kemasan plastik
250 pack paket gorengan berisi donat, ote-ote, tahu isi, dan dadar jagung
Seluruh paket dikemas secara higienis dan praktis agar mudah dibagikan serta langsung dapat dikonsumsi saat waktu magrib tiba. Antusiasme masyarakat terlihat jelas.
Pengendara sepeda motor yang melintas tampak melambat saat relawan membagikan takjil, sementara pengemudi mobil dengan tertib menerima paket melalui jendela kendaraan mereka. Tidak sedikit pula warga sekitar yang sengaja datang untuk mendapatkan takjil berbuka puasa.
Ketua MAKI Jatim dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas kesempatan kembali bertemu Ramadan, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat empati sosial dan membangun solidaritas.
“Ramadan adalah bulan berbagi dan memperbanyak amal kebaikan. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi masyarakat, terutama mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara organisasi dan masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai antikorupsi dan integritas juga harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Pembagian takjil berlangsung dengan tertib. Para relawan sigap mengatur ritme pembagian agar tidak menimbulkan kemacetan. Koordinasi internal dilakukan dengan baik sehingga kegiatan sosial ini tetap memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah warga mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut. Bagi sebagian pengendara, takjil yang dibagikan sangat berarti karena mereka belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa.
Menjelang adzan magrib, seluruh paket takjil yang disiapkan ludes dibagikan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama para relawan, sebagai ungkapan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan sosial selama Ramadan 1447 H dapat terus berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
MAKI Jatim berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi berbagi di hari-hari berikutnya Ramadan ini, dengan menyasar berbagai titik di Jawa Timur, sebagai wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan penuh berkah. (Wiwik)












