Liputan 7 AktualNews, Pangkep, 29 Juli 2025 — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menyambut baik pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) V Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pangkep yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Pangkep. Agenda lima tahunan ini dinilai sebagai momen strategis dalam memperkuat konsolidasi serta regenerasi kepemimpinan NU di tingkat daerah.
Ketua PC PMII Pangkep, Sahabat Ahmad Ma’ruf, dalam keterangannya menyebutkan bahwa Konfercab ini bukan sekadar agenda struktural organisasi, tetapi juga merupakan ruang perumusan arah gerak NU ke depan yang lebih inklusif dan progresif.
“Konfercab V ini mencerminkan kuatnya tradisi demokrasi di tubuh NU. Ia menjadi ajang konsolidasi nilai-nilai Aswaja, sinergitas antar badan otonom, dan penetapan langkah strategis masa depan,” ujar Ahmad Ma’ruf.
Dalam kesempatan tersebut, PMII Pangkep turut mendorong Nahdlatul Ulama agar membuka ruang yang lebih luas bagi keterlibatan kader muda dalam berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Menurut Ahmad Ma’ruf, generasi muda Nahdliyyin harus diberikan ruang untuk ikut serta dalam proses kaderisasi dan transformasi digital NU.
“Kami berharap NU ke depan tidak hanya besar dalam struktur, tetapi juga kuat dalam visi. PMII siap mengambil bagian dalam proses transformasi tersebut, dengan mendorong program berbasis literasi, teknologi, dan pemberdayaan,” ungkapnya.
PMII juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya proses pemilihan kepengurusan baru PCNU Pangkep yang berlangsung demokratis, tertib, dan menjunjung tinggi nilai ukhuwah.
“Kami percaya, kepemimpinan baru NU Pangkep akan mampu membawa organisasi ini semakin kokoh dalam menjaga tradisi keislaman yang moderat serta aktif dalam pelayanan sosial dan keagamaan,” tegas Ahmad.
Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, PMII menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan NU di berbagai lini, terutama dalam mencetak kader-kader muda yang intelektual, progresif, dan religius.
“PMII akan senantiasa berada di garis terdepan dalam menjaga dan memperjuangkan misi besar NU. Demi tegaknya Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan terwujudnya kemaslahatan umat,” pungkas Ketua PC PMII Pangkep.
Editor Redaksi Sul-Sel
(Chemal Rusanda)*
untuk unggahan platform online.












