LIPUTAN7 AKTUAL, PANDEGLANG – Polres Pandeglang berhasil menangkap AS, salah satu anggota komplotan yang menembak pengusaha rental mobil di sebuah kontrakan di Kecamatan Picung sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (3/1/2025).
Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Alfian Yusuf, mengonfirmasi penangkapan salah satu pelaku penembakan yang mengakibatkan tewasnya pemilik rental mobil bernama Ilyas Abdurahman (48) di Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak (Tamer) pada Kamis sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurutnya, penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Tim Resmob Polda Banten, Polresta Tangerang, dan Polres Pandeglang. Saat ini, pelaku sudah diserahkan ke Polresta untuk proses lebih lanjut.
“Pelaku AS ditangkap di sebuah kontrakan milik temannya di Kecamatan Picung. Dia sebenarnya berasal dari Pandeglang, tetapi saat ini sedang melarikan diri. Setelah kami amankan, kami serahkan ke Polresta Tangerang untuk proses lebih lanjut, kami hanya membantu menangkap,” kata Alfian.
Alfian menjelaskan bahwa pelaku AS berperan sebagai penyewa mobil dari perusahaan rental milik Ilyas. Dugaan sementara, pelaku sengaja merental mobil tersebut untuk digelapkan.
“Perannya sebagai penyewa mobil. Informasinya, dia menyewa mobil untuk dijual kembali,” ungkapnya.
Sebelumnya dilaporkan, Ilyas Abdurahman (48), pengusaha rental mobil, berusaha mengejar unit mobilnya yang belum dikembalikan oleh penyewa. Saat itu, korban mengejar mobil Brio miliknya yang disewa oleh seseorang, namun hingga batas waktu yang ditentukan, mobil tersebut belum dikembalikan.
Kabarnya, korban sempat meminta pendampingan di Polsek Cinangka karena orang yang membawa mobil Brio yang dikejarnya membawa senjata api. Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh Polsek, sehingga korban menghubungi rekan-rekannya di Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) untuk meminta bantuan.
Aksi pengejaran mobil itu akhirnya terhenti di depan minimarket Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak. Saat korban ingin mendekati mobil dan berusaha mengambil alih, terjadi penembakan.
Pelaku secara brutal menembakkan peluru ke arah korban hingga korban terjatuh. Setelah menembak, pelaku melarikan diri bersama mobil jenis Sigra yang sejak awal bersama mobil Brio.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit, namun dalam perjalanan, ia menghembuskan nafas terakhir. Mobil Brio yang dikejar sempat dibawa kabur pelaku dan ditinggalkan di pinggir jalan tol Balaraja Timur.
Memed












