Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

SIKKA, NTT – Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat melakukan penanganan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat, melakukan evakuasi korban, serta mendata dampak kerusakan akibat bencana.

Berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 06.13 WITA dengan magnitudo 7,7 pada kedalaman 5 kilometer dan sempat berpotensi menimbulkan tsunami. Situasi tersebut langsung memicu respons cepat dari jajaran kepolisian bersama instansi terkait.

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., bersama personel Polres Sikka segera turun ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pengecekan kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses penanganan darurat berjalan optimal.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan salah satu lokasi yang mengalami kerusakan cukup signifikan berada di kawasan Pelabuhan Lorens Sai, Maumere. Personel kepolisian bersama tim gabungan langsung melakukan penyisiran, membantu proses evakuasi, serta mengamankan area terdampak.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian diperintahkan bergerak cepat dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menekankan kepada seluruh jajaran agar bergerak cepat, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap tahapan penanganan pascagempa. Personel di lapangan diminta segera melakukan pengecekan lokasi terdampak, membantu proses evakuasi, pencarian korban, serta melakukan pendataan secara akurat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Ia menjelaskan bahwa proses pendataan korban maupun kerusakan masih terus berlangsung sehingga masyarakat diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Data yang kami sampaikan merupakan hasil pemantauan dan laporan sementara dari lapangan. Proses evakuasi, pencarian, dan pendataan korban masih terus dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG maupun kepolisian,” tambahnya.

Polisi Prioritaskan Evakuasi dan Pendataan Korban

Hingga saat ini, personel Polres Sikka bersama TNI, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, dan unsur terkait masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi, pencarian korban, serta pendataan warga terdampak.

Langkah tersebut menjadi prioritas agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat segera memperoleh penanganan secara cepat dan tepat. Polisi juga terus memantau sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kerusakan guna mengantisipasi adanya korban yang masih memerlukan bantuan.

Selain fokus pada penanganan di lapangan, jajaran Polres Sikka juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat melalui patroli, media sosial, dan kanal informasi resmi guna menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah beredarnya informasi yang tidak benar.

Polda NTT Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Polda NTT mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perkembangan situasi. Warga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan menjadikan informasi dari BMKG, pemerintah daerah, kepolisian, serta instansi resmi lainnya sebagai rujukan utama.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa kepolisian akan terus memberikan pembaruan informasi sesuai hasil verifikasi di lapangan.

“Kami meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Ikuti arahan petugas dan gunakan kanal informasi resmi untuk mendapatkan perkembangan situasi,” tegasnya.

Polda NTT bersama Polres Sikka dan seluruh instansi terkait terus memperkuat koordinasi dalam percepatan evakuasi, pencarian korban, pendataan kerusakan, serta pengamanan wilayah terdampak guna memastikan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi, pencarian, dan pendataan korban masih berlangsung. Informasi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akan disampaikan setelah proses verifikasi resmi oleh petugas selesai dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *