Menjalin Ukhuwah, Memperkokoh Keamanan: Kapolres Pangkep Silaturahmi ke Tokoh Agama Kediaman Ketua MUI

Liputan7aktual.com PANGKEP — “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara,” demikianlah semangat persaudaraan yang kian terasa kental saat AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., selaku Kapolres Pangkep yang baru menjabat, mengunjungi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangkep, Drs. KH. Hasbuddin Halik, Lc., M.H. (M.A.). Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wujud nyata upaya mempererat ikatan ukhuwah Islamiyah serta membangun sinergi kokoh antara aparat penegak hukum dan para pemuka agama demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian bersama di tanah Pangkep.

Suasana penuh kehangatan dan keakraban menyelimuti kediaman KH. Hasbuddin Halik yang berlokasi di kawasan Baru-Baru Utara, Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene, pada Jumat malam, 14 Agustus 2026, tepat pukul 19.50 Wita.

Di waktu yang penuh berkah ini, langkah silaturahmi diharapkan membawa keberkahan pula bagi seluruh masyarakat kabupaten ini.

Kapolres Pangkep didampingi langsung oleh sejumlah pejabat dan tokoh, antara lain Ustaz Andi Baso, Ustaz Saifullah Bonto, Kapolsek Pangkajene Iptu Hasrul, S.Sos., serta Bhabinkamtibmas Aiptu Amirullah, S.H. Kehadiran rombongan disambut dengan tangan terbuka oleh tuan rumah beserta jajaran, yakni Ustaz Sibgatullah, S.Pd.I., dan Tokoh Masyarakat Alamin Hamid, S.Pd., M.Pd. Pertemuan ini menjadi wadah pertemuan antara unsur keamanan, ulama, dan tokoh masyarakat tiga pilar utama penyangga kesejahteraan negeri.

Selain bermaksud memperkenalkan diri secara resmi sebagai pemimpin baru di jajaran kepolisian Pangkep, AKBP Aditya Pradana memiliki harapan besar agar para ulama dan tokoh agama dapat menjadi mitra strategis dan benteng moral bagi masyarakat. Dalam perbincangan yang mendalam tersebut, disepakati bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah tanggung jawab bersama, yang tidak bisa hanya dipikul oleh aparat kepolisian semata, melainkan harus didukung penuh oleh nilai-nilai agama dan petunjuk para ulama.

Kondusivitas wilayah dan kerukunan warga sangat bergantung pada kesatuan langkah antara penegak hukum dan pemuka agama. Di tengah tantangan zaman, ancaman berupa penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, hingga peredaran minuman keras dan miras tradisional jenis ballo menjadi ujian nyata yang merusak tatanan kehidupan dan akhlak masyarakat. Oleh sebab itu, pesan-pesan keamanan harus selaras dengan pesan agama agar lebih mudah diterima, menyentuh hati, dan tertanam kuat dalam perilaku sehari-hari warga.

Ketua MUI Kabupaten Pangkep, KH. Hasbuddin Halik, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif silaturahmi ini. Beliau menegaskan kesiapan penuh lembaganya untuk bersinergi, berperan aktif menyampaikan imbauan keamanan, serta mengingatkan masyarakat agar menjauhi segala perbuatan yang dilarang agama dan hukum.

Sementara itu, Kapolres Pangkep menyampaikan tiga poin harapan utama:

– Ulama sebagai Mitra Strategis: Agar para tokoh agama senantiasa menjadi benteng yang menjaga kerukunan, toleransi, dan kesejukan hati masyarakat, sehingga perbedaan tidak menjadi jurang pemisah, melainkan kekuatan yang menyatukan.

– Dakwah sebagai Sarana Edukasi: Pesan pencegahan terhadap “penyakit masyarakat” seperti miras, judi, dan narkoba diharapkan dapat diselipkan dalam setiap ceramah, pengajian, maupun kegiatan majelis taklim. Dengan bahasa dakwah yang lembut namun tegas, ajakan menjauhi bahaya tersebut diyakini akan lebih masuk ke sanubari.

– Partisipasi Aktif Warga: Dukungan ulama diharapkan mampu menggugah kesadaran seluruh warga agar tidak ragu untuk saling mengingatkan dan bekerja sama dengan kepolisian. Melaporkan tindak kejahatan bukanlah perbuatan buruk, melainkan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar — mengajak kepada kebaikan dan mencegah kejahatan.

Di penghujung pertemuan, terukir tekad yang bulat: dengan bersandar pada nilai-nilai keagamaan dan kerja sama yang erat antara Polri dan MUI, Kabupaten Pangkep akan terus tumbuh menjadi wilayah yang aman, damai, sejahtera, dan senantiasa dilindungi oleh rahmat Allah SWT. (Muh Ruslan AS)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *