Penutupan Pekan Olahraga Desa Mekar Jaya, Menteng 43 Keluar sebagai Juara

KAB TANGERANG – Pekan Olahraga Desa (Pordes) Mekar Jaya resmi ditutup setelah seluruh rangkaian pertandingan antarwilayah berlangsung meriah. Acara penutupan digelar dengan suasana penuh kebersamaan dan dihadiri jajaran Pemerintah Desa Mekar Jaya, unsur keamanan, panitia, peserta, serta masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan seremoni penutupan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Mekar Jaya. Momen tersebut menjadi simbol semangat persatuan sekaligus kebanggaan warga Desa Mekar Jaya dalam menyukseskan kegiatan olahraga tahun ini.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekar Jaya Purwahidin, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah ikut menjaga jalannya turnamen hingga memasuki pertandingan final.

Kades juga menegaskan bahwa pertandingan final harus menjadi momentum sportivitas dan persaudaraan. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menjadi provokator maupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya acara. Siapa saja yang menjadi provokator dan berupaya menggagalkan acara ini, pemerintah akan mengambil tindakan sesuai aturan dan hukum yang berlaku, tegasnya.

Pertandingan Grand Final Galaxi FC melawan Menteng 43 berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil penuh semangat dan saling memberikan tekanan. Namun, hingga pertandingan berakhir dalam dua babak, kedua kesebelasan belum mampu mencetak gol sehingga skor tetap 0-0.

Pertandingan kemudian harus ditentukan melalui drama adu penalti. Ketegangan terlihat dari para pemain dan pendukung kedua kesebelasan yang menyaksikan setiap eksekusi tendangan dari titik putih. Dalam drama tersebut, Menteng 43 akhirnya mampu keluar sebagai pemenang dan menjadi juara Pekan Olahraga Desa Mekar Jaya tahun ini.

Usai pertandingan, suasana kembali mencair ketika kedua tim, Galaxi FC dan Menteng 43, saling bersalaman sebagai bentuk sportivitas dan penghormatan setelah pertandingan. Momen tersebut menjadi simbol bahwa persaingan di lapangan tetap menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Acara kemudian diakhiri dengan pemberian piala bergilir kepada Menteng 43 sebagai juara tahun ini. Penyerahan piala tersebut disambut meriah para pemain dan pendukung. Penutupan Pordes Mekar Jaya pun menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga sportivitas, serta membangun kebersamaan masyarakat Desa Mekar Jaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *