Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Pantau Gerakan Pangan Murah di Sukamulya Jelang Ramadan 1447 H

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyerahkan paket sembako Gerakan Pangan Murah kepada warga di GSG Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang

TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, tinjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sukamulya. Kegiatan ini digelar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang bulan suci Ramadan 1447 H. Program GPM menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Dalam kunjungannya, Wabup Intan menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Sukamulya menyediakan sekitar 2.000 paket sembako untuk warga di delapan desa. Paket tersebut berisi 1 kilogram beras, gula pasir, tepung terigu, dan 1 liter minyak goreng yang dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp37.000 per paket. Program ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

Lebih lanjut, Intan Nurul Hikmah menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang akan menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di 29 kecamatan sebelum Ramadan 1447 H. Komoditas yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta kebutuhan pokok lainnya. Ia menekankan pentingnya ketepatan sasaran penerima manfaat agar program bantuan pangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyerahkan paket sembako Gerakan Pangan Murah kepada warga di GSG Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang

Selain memonitoring pelaksanaan GPM, Wabup Tangerang juga meninjau pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Sukamulya. Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan KTP secara simbolis kepada warga serta menegaskan bahwa pelayanan pembuatan KTP dan KK kini dapat diselesaikan di tingkat kecamatan selama persyaratan administrasi lengkap, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Tigaraksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *