SPPG Samalewa 3 Diresmikan, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Pangkep liputan7aktial.com – Yayasan Putra Batara Al-Hamid meluncurkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), bertempat SPPG Samalewa 3 Bonto Gelang Kelurahan Samalewa Kecematan Bungoro Kabupaten Pangkep, Jum’at, 16 Januari 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Bupati Pangkep Dr.H.Muhammad Yusran Lalogau.S.Pi.M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangkep Hj.Nurlita Wulan Purnama.S.Ikom.M.Si, Wakil Bupati Pangkep Drs.H.Abd Rahman Assagaf.M.Ikom, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan H.Sofyam Syam.SE, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangkep Ir.H.Andi IIham Zainuddin, Dandim 1421/Pangkep Letkol CZI Bakti Yuhandika.M.I.P, Kapolres Pangkep Muh Husni Ramlii.S.I.K.M.H.M.Tr.Opsl, Pasi Intel Kodim 1421/Pangkep Kapten Kav Daniel, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj.Suriani A.Hamid.SE, Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Camat, Lurah-Desa, Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, Kepala Sekolah Menengah Pertama-Kepala Sekolah Dasar Negeri Mitra SPPG Samalewa 3, Badan Gizi Nasional, Karyawan MBG serta tamu undangan.

Sambutan Ketua Yayasan Putra Batara Al-Hamid, Usman Marola.S.Pd. Bahwa pembangunan SPPG Samalewa 3 tidak terlepas dari berbagai tantangan. Namun berkat dukungan Pemerintah Daerah, Dewan Pembina, serta lintas sektor, kini siap beroperasi dan mendukung pelaksanaan MBG.

Sambutan Perwakilan Badan Gizi Nasional Andi Alim. Menyampaikan Bahwa Program “Makan Gizi Gratis” merupakan langka strategis nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Keberadaan “SPPG Samalewa 3” diharapkan mampu memastikan proses penyedian makanan bergizi berjalan “Terstruktur, aman, Dan Sesuai Standar Gizi Nasional”.

Sambutan Bupati Pangkep Dr.H.Muhammad Yusran Lalogau.S.Pi.M.Si. Kedepan, seluruh pihak berharap terbangun “Sinergi Yang Semakin Kuat” antara Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, Sekolah, dan Mitra Penyedia Bahan Pangan. Dengan Kolaborasi tersebut, SPPG Samalewa 3 diharapkan menjadi “Model Layanan Pemenuhan Gizi Berkelanjutan” yang memberikan dampak nyata bagi peserta didik. (Abdullah Sangkala).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *