Bupati Tanggamus Canangkan Program GERTAK MATA BABE untuk Ketahanan Pangan

Tanggamus, 14 Mei 2025 – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan daerah dengan mencanangkan Gerakan Serentak Menanam Tanaman Bawang dan Cabai (GERTAK MATA BABE). Program ini menjadi bagian dari 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, yang bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

 

Dalam acara penanaman komoditas bawang merah yang berlangsung di Pekon Banjarsari, Kecamatan Wonosobo, Bupati Tanggamus, Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD 1945. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung para petani dan kelompok tani dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Kestabilan pasokan dan harga pangan adalah kunci dalam menghadapi inflasi. Dengan menanam bawang dan cabai di pekarangan rumah, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah serta menekan pengeluaran rumah tangga, Ujar Bupati”.

 

Menurut data Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata konsumsi nasional bawang merah mencapai 2,86 kg/kapita/tahun, sementara konsumsi cabai mencapai 4,6 kg/kapita/tahun. Dengan jumlah penduduk Tanggamus lebih dari 600 ribu orang, kebutuhan bawang merah di daerah ini mencapai 1.716 ton/tahun, sedangkan kebutuhan cabai sekitar 2.760 ton/tahun. Namun, berdasarkan data BPS Tahun 2024, produksi bawang merah di Tanggamus hanya 61,4 ton/tahun, sementara produksi cabai mencapai 1.083,4 ton/tahun, yang menunjukkan bahwa daerah ini masih bergantung pada pasokan dari luar.

 

Bupati berharap setiap rumah tangga dapat berpartisipasi dalam program ini dengan menanam bawang dan cabai di pekarangan rumah, baik menggunakan polybag, ember bekas, maupun wadah lainnya. Selain itu, peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat membantu dalam menampung dan membeli hasil panen warga, sehingga stabilisasi harga dan pasokan dapat terjaga.

 

Acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk TPID Tanggamus, Dinas Pertanian TPH, serta Kelompok Tani Bunga Karya Pekon Banjarsari. Pemerintah daerah optimis bahwa program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam aspek ekonomi maupun ketahanan pangan.

 

Sebagai penutup, Bupati menyampaikan pantun yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program ini:

 

“Kita galakkan tanam bawang dan cabe,

Di halaman atau pekarangan rumah kita.

Banyak manfaat Program GERTAK MATA BABE,

Cegah inflasi dan penuhi kebutuhan warga.”

 

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan Kabupaten Tanggamus dapat mencapai swasembada bawang merah dan cabai, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kabiro Tanggamus: Suhardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *