TANJUNG BUMI, BANGKALAN – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Ar-Rahmaan yang berlokasi di Dusun Bhujuk Korong, Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, menggelar kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, remaja masjid, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Ketua pelaksana kegiatan, H. Solah Husein, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.
“Momentum Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Badrun selaku bendahara panitia yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan acara. Selain itu, Ust. Abdullah sebagai pengurus Masjid Ar-Rahmaan bersama seluruh anggota Remaja Masjid (Remas) berperan aktif dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan keagamaan tahunan tersebut.
Sementara itu, Soekamto yang bertugas sebagai koordinator perlengkapan memastikan seluruh kebutuhan teknis dan sarana pendukung kegiatan berjalan dengan baik sehingga acara dapat berlangsung tertib dan lancar.
Puncak acara diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh KH. Kholid Makhsus dari Pondok Pesantren Al-Aziziyah Sebaneh, Bangkalan. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
KH. Kholid Makhsus menekankan pentingnya meneladani perjalanan hijrah Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, kesabaran, persatuan, dan pengorbanan demi tegaknya syiar Islam.
“Makna hijrah saat ini adalah bagaimana kita mampu meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik menuju perilaku yang lebih baik, meningkatkan ibadah, memperkuat persaudaraan, serta memperbanyak amal saleh untuk bekal kehidupan dunia dan akhirat,” pesan beliau di hadapan para jamaah.
Selain pengajian dan tausiyah, kegiatan santunan anak yatim menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. Sejumlah anak yatim menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang masyarakat terhadap generasi penerus bangsa yang membutuhkan perhatian bersama.
Suasana haru dan penuh kebahagiaan tampak saat santunan diberikan. Para jamaah berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka.
Kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H dan Santunan Anak Yatim di Masjid Ar-Rahmaan Bhujuk Korong ini menjadi bukti nyata kuatnya nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masyarakat Desa Bumi Anyar. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial demi terciptanya kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan. (Red)












