Pertemuan Tahunan AWOS Pertegas Eksistensi Pers Siber

Pasuruan – Pertemuan Tahunan Aliansi Wartawan Online dan Siber (AWOS) 2026 kembali menegaskan eksistensi pers siber sebagai pilar penting demokrasi lokal. Agenda tahunan ini dirangkai dengan peresmian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pasuruan Raya dan digelar di kawasan Wisata Pemandian Telaga Sewu, Desa Klagen, Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/01/2026).

Forum Konsolidasi Organisasi
Pertemuan Tahunan AWOS menjadi agenda strategis dalam memperkuat konsolidasi internal organisasi wartawan siber di Jawa Timur. Forum ini dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi kinerja sekaligus penegasan arah kebijakan organisasi ke depan.
Momentum ini juga menandai pengenalan resmi jajaran DPC Pasuruan Raya sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi di tingkat regional.

Dihadiri Tokoh Lintas Sektor
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pengurus pusat AWOS, dewan pembina, dewan pengawas, tokoh agama, perwakilan LSM, hingga Forkompimca Pandaan.
Hadir langsung Ketua Umum AWOS Warsono, S.T., M.M., bersama Sekretaris Teguh Marsianto, Dewan Pembina KH. Ali Misbahul Munir dan KH. Sahal Asrori, serta Wakil Gubernur LSM LIRA Jawa Timur Ayik Suhaya.

Kehadiran Aparat dan Anggota Daerah
Turut hadir Bupati LSM LIRA Sidoarjo Winarno, perwakilan Humas Polres Pasuruan Tachlul, Babinsa Koramil Pandaan Nurhadi, serta anggota AWOS dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Batu, dan Mojokerto.
Kehadiran lintas sektor ini memperkuat legitimasi AWOS sebagai organisasi profesi yang konsisten mengawal jurnalisme siber secara profesional dan bertanggung jawab.
Pembukaan Bernuansa Nasionalisme

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta. Prosesi ini mencerminkan semangat nasionalisme dan komitmen insan pers terhadap nilai kebangsaan.
Suasana khidmat menyertai pembukaan acara sebelum memasuki sesi sambutan dan arahan organisasi.
Pesan Dewan Pembina

Dewan Pembina AWOS KH. Ali Misbahul Munir dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan integritas dalam berorganisasi.
Ia menegaskan bahwa organisasi profesi akan tumbuh kuat apabila dijalankan secara konsisten, jujur, dan berlandaskan niat yang lurus dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Penegasan Ketua Umum AWOS
Ketua Umum AWOS Warsono menegaskan bahwa keberadaan AWOS bertujuan memperkuat posisi dan marwah wartawan siber di tengah masyarakat.
Ia berharap DPC Pasuruan Raya mampu bergerak aktif sesuai AD/ART organisasi serta memberi manfaat nyata bagi anggotanya di daerah.

Fokus Pemberdayaan Wartawan
Warsono menekankan bahwa tantangan era digital menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalisme, dan kemandirian.
Menurutnya, AWOS harus menjadi wadah pemberdayaan agar wartawan memiliki daya saing serta posisi tawar yang kuat di tengah dinamika informasi.
Arahan Strategis LSM LIRA
Wakil Gubernur LSM LIRA Jawa Timur Ayik Suhaya memberikan arahan strategis kepada pengurus DPC AWOS Pasuruan Raya.
Ia mendorong pengurus segera membangun komunikasi formal dengan pemerintah daerah, DPRD, serta lembaga penegak hukum guna memperkuat eksistensi organisasi.
Dorongan Membangun Kepercayaan Publik
Ayik menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap organisasi pers harus dibangun melalui kinerja nyata dan pemberitaan yang berimbang.

Menurutnya, AWOS harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus tetap menjaga independensi jurnalistik.
Komitmen Jurnalisme Siber Sehat
Pertemuan Tahunan AWOS ini menegaskan komitmen organisasi dalam membangun jurnalisme siber yang sehat, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik.
Dengan terbentuknya DPC Pasuruan Raya, AWOS menargetkan peningkatan kualitas informasi serta penanggulangan penyebaran hoaks di ruang digital.
Penguatan Peran Pers Lokal

AWOS berharap kehadiran DPC Pasuruan Raya mampu memperkuat peran pers lokal sebagai pengawal demokrasi dan pembangunan daerah.
Pers yang kuat, profesional, dan terorganisir dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga transparansi dan kepercayaan publik di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *