H. Muhaimin Tekankan Persatuan dalam Halal Bihalal PCNU Surabaya di Jalan Bubutan

Surabaya – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh PCNU Surabaya pada Minggu, 12 April 2026, di Jalan Bubutan No.1 Surabaya. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat, tokoh agama, serta unsur pemerintahan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua DPC PPP Surabaya, H. Muhaimin, S.H., M.M., yang juga merupakan anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya. Kehadirannya menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga hubungan harmonis antara organisasi keagamaan dan lembaga legislatif.

Acara Halal Bihalal ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah daerah. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan doa, dilanjutkan sambutan dari para tokoh, serta ditutup dengan ramah tamah.

Dalam sambutannya, H. Muhaimin menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya pasca perayaan Idul Fitri. Ia menyampaikan bahwa momen Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling memaafkan di tengah masyarakat.

“Halal Bihalal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, serta mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam membangun Kota Surabaya yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara organisasi keagamaan seperti PCNU dan pemerintah sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Sementara itu, pihak PCNU Surabaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai elemen, termasuk dari kalangan legislatif. Kehadiran para tokoh dinilai menjadi simbol kuatnya persatuan dan kepedulian terhadap kehidupan sosial keagamaan di Kota Pahlawan.

Acara berlangsung dengan penuh keakraban, di mana para peserta saling bersalaman dan berbincang dalam suasana kekeluargaan. Hal ini mencerminkan semangat Idul Fitri sebagai momentum untuk kembali fitrah dan mempererat hubungan antar sesama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, dan penuh kebersamaan di Surabaya. (Wiwik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *