Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) telah menggelar Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026, ajang pameran karya dan inovasi terbesar sekolah menengah kejuruan di Provinsi Jawa Timur. Berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 Februari 2026 di Grand City Convention Hall, kegiatan ini diikuti oleh 269 SMK negeri dan swasta dari seluruh wilayah Jawa Timur yang menghadirkan karya terbaik para siswa dan guru.
Beragam inovasi yang diperagakan terbagi dalam 10 kompetensi strategis, mencakup sektor pariwisata, teknologi manufaktur, rekayasa, seni dan ekonomi kreatif, kesehatan, perhotelan, kemaritiman, pertanian, serta bidang bisnis lainnya.
El Azhar, Staff Bidang penyelenggara, menyampaikan bahwa acara ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar pameran. “Tujuan utama adalah membuka peluang pasar bagi produk hasil karya siswa dan guru, sehingga tidak hanya dipamerkan tetapi juga dipasarkan dan berpotensi diekspor,” ujarnya.
Semua produk yang ditampilkan telah melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, hanya yang dinilai layak dan siap bersaing di pasar yang dapat masuk ke dalam pameran. Produk unggulan yang ditawarkan meliputi kuliner kreatif, layanan kesehatan, karya seni, produk pertanian, hingga inovasi teknologi. Seluruh produk juga diperjualbelikan untuk mendukung penguatan ekonomi sekolah masing-masing.
Selain pameran, kegiatan ini menyelenggarakan sesi business matching yang menghubungkan SMK dengan mitra industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas kerja sama produksi, membuka peluang investasi, serta meningkatkan serapan lulusan SMK. Lulusan SMK memiliki tiga orientasi utama: bekerja, melanjutkan pendidikan, dan berwirausaha. “Kami ingin industri melihat langsung skill siswa sesuai dengan kebutuhan mereka sehingga tertarik merekrut,” tambah El Azhar.
Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 juga bertujuan meningkatkan keterserapan lulusan SMK di dunia kerja. Meskipun menunjukkan tren penurunan, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK masih tergolong tinggi. Melalui kolaborasi dengan industri dan promosi kompetensi siswa, Dindik Jatim optimistis angka serapan tenaga kerja akan terus meningkat.
Jawa Timur yang telah tiga kali meraih juara berturut-turut pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional berkomitmen untuk mempertahankan prestasi tersebut tahun ini. Di sektor seni dan ekonomi kreatif yang menjadi bidang dengan peserta terbanyak, acara diperkaya dengan penampilan tari tradisional juara FLS, wayang kulit, dan orkestra siswa.
Antusiasme masyarakat terhadap acara ini sangat tinggi, dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 2.100 orang pada hari pertama. Pengunjung berasal dari kalangan siswa, guru, masyarakat umum, dan perwakilan industri. Seluruh data transaksi penjualan dan kunjungan akan direkap setiap hari dan diumumkan pada penutupan acara.
Ketua Panitia Penyelenggara, Agustina, menegaskan bahwa Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa SMK Jawa Timur tidak hanya menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi juga inovator muda yang mampu bersaing di pasar nasional dan global. Melalui sinergi sekolah dan industri, acara ini diharapkan menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem pendidikan vokasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi siswa SMK. (Wiwik)












