Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Saluran Irigasi Sindang Jaya, Polisi Selidiki Kasusnya

KAB TANGERANG,Liputan7Aktual.com -Warga Kampung Waru 2, RT 04/04, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di saluran irigasi, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Penemuan bermula ketika seorang warga yang sedang bekerja di area persawahan melihat sesosok bayi dalam posisi telungkup mengambang di saluran irigasi. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Asep selaku Jaro setempat yang selanjutnya menghubungi Ketua RT, Anen, untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi, saksi mendapati bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi telah meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pasar Kemis.

Menerima laporan, personel Polsek Pasar Kemis bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan tim medis RSUD Balaraja langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan. Kondisi jasad telah mengalami pembusukan dan pembengkakan yang diperkirakan terjadi secara alami. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi memiliki panjang tubuh sekitar 50 sentimeter, telapak tangan tidak keriput, dan diperkirakan telah berada di dalam air selama kurang lebih tiga hari.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, S.E., M.M., mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul bayi tersebut.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan tim medis RSUD Balaraja langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh bayi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi serta menelusuri pihak yang diduga terkait dengan peristiwa ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan,” ujar Ipda Ahmad Dasuki.

Hingga berita ini diturunkan, identitas bayi maupun pihak yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut masih belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap kasus tersebut.

(Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *