TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Cup 2026 kelompok umur U-13 dan U-15.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya kompetisi sepak bola kelompok umur yang berlangsung secara berjenjang dan berkesinambungan, mulai dari U-13 hingga U-17 sebagai fondasi regenerasi atlet masa depan daerah.
“Tujuannya jelas, agar kelak anak-anak kita dari daerah sendiri sebagai generasi penerus, mengisi barisan pemain masa depan Persita, bahkan menembus skuad nasional. Kita harus mencetak generasi penerus yang hebat,” tegasnya.
Menurutnya, pembinaan berjenjang tersebut sejalan dengan harapan Presiden Persita, Zaki Iskandar, bersama jajaran manajemen agar kompetisi sepak bola di Kabupaten Tangerang terus berjalan konsisten demi menjaga mata rantai pembinaan atlet usia dini.
Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama tokoh sepak bola daerah juga berencana membentuk tim khusus Kabupaten Tangerang yang berasal dari hasil seleksi turnamen tersebut. Para pemain potensial nantinya akan dipantau dan dibina secara berkelanjutan melalui klub masing-masing untuk dipersiapkan menghadapi berbagai ajang kompetisi.
Bupati juga mengingatkan seluruh pemain dan ofisial untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga kondisi fisik dan mental selama turnamen berlangsung.
“Bermainlah dengan semangat, tetap sportif, dan hormati keputusan wasit di lapangan. Selain itu, penting menjaga kondisi fisik dan pola makan agar atlet muda dapat tampil maksimal,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris PSSI Kabupaten Tangerang, H. Memed, mengungkapkan bahwa ajang Piala Bupati Cup 2026 diikuti 30 tim kategori U-13 dan 29 tim kategori U-15 dengan total peserta mencapai 1.475 anak.
Jika digabungkan dengan kompetisi kelompok umur sebelumnya, tercatat sekitar 2.165 pesepak bola muda aktif dalam pembinaan sepak bola lokal Kabupaten Tangerang.
“Hanya pemain asli Kabupaten Tangerang yang diperbolehkan bertanding. Kompetisi ini diprioritaskan bagi klub-klub lokal tanpa melibatkan pemain luar daerah agar potensi atlet asli daerah dapat dipetakan secara optimal,” ujar H. Memed.
PSSI Kabupaten Tangerang berharap turnamen tersebut mampu melahirkan generasi atlet sepak bola muda yang tangguh, sehat, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional.



