Surabaya – Suasana Mall DTC Wonokromo Surabaya pada Minggu (14/9/2025) tampak berbeda dari biasanya. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema dari panggung utama, saat sebanyak 75 Hafidz dan Hafidzah cilik dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur mengikuti Lomba Tahfidz Anak 2025.
Peserta datang tidak hanya dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, tetapi juga dari Mojokerto, Lumajang, Sampang, Sumenep, Jember, serta daerah lain di Jawa Timur. Kehadiran ratusan anak bersama orang tua mereka menjadikan acara ini semakin semarak, sekaligus membuktikan besarnya minat generasi muda Muslim di Jawa Timur dalam menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.
Koordinator pelaksana kegiatan, Heri Siregar dari Kreasindoevents Komunika, menjelaskan bahwa antusiasme dan Sosialisasi lomba ini dilakukan hingga ke berbagai lembaga pendidikan Islam seperti Raudhatul Athfal (RA) atau pendidikan anak usia dini setingkat TK berbasis Islam, serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang setara dengan Sekolah Dasar (SD).
“Anak-anak Hafidz dan Hafidzah ini bukan hanya tampil di depan juri, tetapi juga bisa bertemu dan berkenalan dengan peserta dari daerah lain. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang pemanasan menuju lomba tahfidz di tingkat provinsi dan nasional,” ujar Heri.
Tiga Kategori Usia, Juri Profesional
Lomba yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni:
Usia 3–6 tahun
Usia 7–9 tahun
Usia 10–12 tahun
Dewan juri berasal dari kalangan ustadz yang berkompeten, di antaranya Ustadz Ahmad Samih Yafi dari PPTQ Darul Ta’lim Annawawi, serta Ustadz Ahmad Asnawi dari Ponpes As Sakinah Sidoarjo.
Para juara dari setiap kategori berhak mendapatkan trophy, uang tunai, sertifikat penghargaan, serta sejumlah bingkisan menarik dari sponsor, di antaranya Sarung Atlas, Cimory Yoghurt, Momogi Snack, Levia Baby, dan suplemen multivitamin Cerebrofort. Bahkan, para ibu yang hadir sebagai pendamping juga mendapat paket produk bumbu masak Sasa Melezatkan.
Namun, bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, panitia tetap memberikan sertifikat penghargaan dan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka. “Semua anak punya semangat luar biasa, sehingga meski tidak menang, mereka tetap pulang dengan bahagia,” tambah Heri.
Mall DTC Tunjukkan Kepedulian Sosial
Selain bernuansa religius, acara ini juga menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Mall DTC Surabaya. Pimpinan Mall DTC, Sugiarto, menegaskan bahwa kegiatan berbasis keagamaan seperti lomba tahfidz ini bertujuan menyeimbangkan keberhasilan bisnis dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Pesan moral yang ingin kami sampaikan adalah bahwa Mall DTC tidak hanya sekadar tempat belanja, tetapi juga pusat kegiatan positif yang memberi manfaat bagi masyarakat. Kami ingin masyarakat dari berbagai kota di Jawa Timur tidak ragu datang ke sini, karena kami selalu berusaha meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan suasana kekeluargaan,” jelasnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, Lomba Tahfidz Anak di DTC Mall Surabaya ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan. Bukan hanya untuk mencetak generasi Qur’ani, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah antar keluarga dan lembaga pendidikan Islam se-Jawa Timur. (Red)












