Pemdes Kanaungan Gelar Musdes RKPDes 2026, Bahas Usulan Prioritas Warga

Liputan7aktual.com Pangkep – Pemerintah Desa (Pemdes) Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 serta Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (DU RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Kanaungan pada Rabu (3/9/2025).

Musdes dihadiri oleh Camat Labakkang Bahri, SE, MM, Kepala Desa Kanaungan Srianty Saenong, Ketua TP PKK Desa Kanaungan Nini Supiaty, TA P3MD Kabupaten Pangkep Sri Wahyuningsih, S.Pd, Bhabinkamtibmas Aipda Sudirman, Babinsa Sertu Hamsah, para pendamping desa, Ketua BPD, Ketua LPM, perangkat desa, kepala dusun, ketua RT/RK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader Posyandu, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kanaungan Srianty Saenong menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam Musdes untuk menyusun rencana pembangunan desa. “Kami berharap peserta rapat dapat mengajukan usulan prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ketua BPD Desa Kanaungan, Taslim, menekankan agar usulan yang dibawa dalam Musdes mengutamakan kebutuhan mendesak dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Sementara itu, Camat Labakkang Bahri, SE, MM, menambahkan agar pembahasan RKPDes juga memperhatikan program penanganan stunting. “Kami berharap ada peran bapak angkat bagi anak-anak yang terdampak stunting,” katanya.

TA P3MD Kabupaten Pangkep, Sri Wahyuningsih, S.Pd, menjelaskan bahwa Musdes menjadi landasan utama dalam perencanaan pembangunan desa. “Musyawarah ini merumuskan prioritas program kerja tahun 2026, berdasarkan evaluasi RKP sebelumnya dan aspirasi warga,” terangnya.

Musdes sendiri melalui tahapan mulai dari musyawarah dusun hingga tingkat desa, yang melibatkan BPD, LPM, tokoh masyarakat, kelompok tani, tokoh pemuda, dan perwakilan perempuan. Output dari Musdes berupa dokumen Rancangan RKPDes Tahun 2026 yang berisi program, kegiatan, serta anggaran yang akan menjadi pedoman pemerintah desa.

Beberapa program prioritas yang dibahas meliputi pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, drainase, dan air bersih; pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha; serta pembangunan sosial di bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan budaya.

Musdes di Desa Kanaungan menjadi wujud demokrasi partisipatif, memastikan setiap program pembangunan benar-benar mewakili kebutuhan masyarakat. (Abdullah Sangkala)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *