Liputan7aktual.com, Pangkep, 22 Mei 2025 — Ketua Militan 455 Pangkep, Chemal Rusanda, bersama Bendahara Bahar Tatang melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Pengelolaan Sampah Plant Badriah yang berlokasi di Dusun Sambau, Desa Padang Lampe, Kabupaten Pangkep. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Militan 455 dalam mendukung solusi atas permasalahan lingkungan sekaligus menggali potensi ekonomi lokal.

Kunjungan 455 Pangkep disambut langsung oleh Bapak Adam selaku penanggung jawab pabrik. Dalam dialog yang berlangsung, pihak pabrik mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi, yakni tingginya volume sampah basah yang sulit diolah secara efisien. Bapak Adam menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar dapat memberikan dukungan berupa mesin pengering sampah guna mempercepat proses pengolahan. Material kering tersebut direncanakan akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk Pabrik Semen Indonesia yang juga berada di Kabupaten Pangkep.
Setelah meninjau fasilitas pabrik, ketua Militan 455 Pangkep melanjutkan kunjungan ke Kantor Desa Padang Lampe dan diterima oleh Kepala Desa, Andi Parenregi. Dalam pertemuan tersebut, Kades menyuarakan keluhan warga sekitar terhadap bau tak sedap yang berasal dari aktivitas pengelolaan sampah. Ia berharap adanya solusi nyata agar aktivitas pabrik tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Selain permasalahan lingkungan, Kades Andi Parenregi juga menyinggung tentang potensi wisata desa yang masih belum dimaksimalkan. Ia mengajak Militan 455 Pangkep untuk menjalin kolaborasi dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai langkah strategis meningkatkan perekonomian desa.
Kunjungan ini menjadi tonggak awal kerja sama antara Militan 455 Pangkep, pengelola pabrik, pemerintah desa, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mencari solusi atas persoalan lingkungan, sekaligus menggali dan mengembangkan potensi wisata lokal yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat Desa Padang Lampe.
Editor: Chemal Rusanda












