Ketidakterbukaan BPH GMNI STKIP Terkait Rekomendasi Calon Ketua Menuai Kritik Tajam

LIPUTAN7 AKTUAL, PACITAN, – Penolakan terhadap hasil Konferensi Cabang (Konfercab) IV Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pacitan terus meluas. Ayus Firman Aditya, salah satu anggota GMNI Komisariat STKIP PGRI Pacitan, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap Keputusan BPH yang dinilai sepihak.

Dalam keterangannya, Ayus menyoroti ketidakterbukaan Badan Pengurus Harian (BPH) Komisariat STKIP PGRI Pacitan dalam memberikan rekomendasi calon Ketua DPC GMNI Pacitan.

“Saya melihat adanya kejanggalan terhadap keputusan rekomendasi calon ketua. BPH Komisariat seharusnya lebih transparan dalam memberikan informasi kepada seluruh kader mengenai keputusan dukungan terhadap calon,” ungkap Ayus kepada wartawan pada Rabu, 11 Desember 2024.

Selain itu, Ayus menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi dalam organisasi. Ia mengingatkan bahwa GMNI sebagai organisasi yang menjunjung tinggi demokrasi seharusnya memberikan ruang partisipasi yang seluas-luasnya kepada para kader dan anggota dalam pengambilan keputusan strategis.

“GMNI sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi seharusnya memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi seluruh kader untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, ini urusan masa depan GMNI, jadi tidak boleh serampangan,” tutupnya.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Penulis: Jefri Asmoro Diyatno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *