LIPUTAN7 AKTUAL, BEKASI, – Meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda menjadi keprihatinan serius bagi masa depan bangsa. Rizky Meylana Yoanko, seorang pemuda yang aktif dalam kegiatan sosial, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tren ini.
Ia menekankan bahwa masa muda adalah fase penting yang seharusnya diisi dengan hal-hal positif, namun justru terancam oleh bahaya narkoba, termasuk penyalahgunaan Tramadol yang marak terjadi.
“Saya sangat prihatin melihat meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda. Masa muda seharusnya diisi dengan hal-hal positif, mengejar mimpi, dan berkontribusi untuk bangsa. Tapi narkoba bisa merusak semuanya,” Ungkap Rizky kepada wartawan pada Jumat, 31 Januari 2025.
Rizky mengingatkan bahwa Tramadol, yang termasuk dalam kelas obat opioid (narkotika), merupakan obat keras yang harus diperoleh dengan resep dokter dan tidak boleh dibeli sembarangan. Ia menjelaskan bahwa Tramadol pada dasarnya adalah obat antinyeri, namun sering disalahgunakan sebagai obat tidur atau obat depresi.
“Tramadol adalah obat yang dapat digolongkan sebagai narkotika karena termasuk dalam kelas obat agonis opioid. Hanya boleh diberikan oleh dokter sesuai indikasi. Jika salah digunakan, dapat menyebabkan ketergantungan yang membuat seseorang ingin terus mengonsumsi obat ini,” jelas Rizky.
Ia menambahkan bahwa ciri-ciri kecanduan Tramadol termasuk gelisah, berkeringat, nyeri otot, tremor, dan lainnya. Hal ini menunjukkan betapa berbahayanya penyalahgunaan obat ini.
Rizky menjelaskan bahwa narkoba, termasuk Tramadol, dapat merusak otak, menimbulkan ketergantungan, dan memudahkan terjadinya pergaulan bebas yang menimbulkan risiko kejahatan. Hal ini akan berdampak buruk terhadap masa depan generasi muda dan mengancam keutuhan bangsa.
“Narkoba bisa merusak masa depan kita. Kita jadi mudah terpengaruh oleh hal negatif, sulit fokus belajar, dan akhirnya terjerumus dalam pergaulan bebas yang bisa membawa kita ke jalur kejahatan,” Jelas Rizky.
Ia mengajak para pemuda untuk bersama-sama mengatasi masalah narkoba ini. Rizky mengajak untuk hidup sehat, menjauhi narkoba, dan melakukan hal-hal positif seperti menjalani hobi, bergabung dalam organisasi kemasyarakatan, dan menjalin pergaulan yang sehat.
“Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan biarkan narkoba merusak masa depan kita dan bangsa. Mari kita hidup sehat, berprestasi, dan berkontribusi positif untuk bangsa,” Ajaknya.
Rizky juga menghimbau para orang tua dan pendidik untuk selalu mengawasi anak-anak dan siswa agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.
“Peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Mereka harus berkomunikasi dengan anak-anak dan siswa secara terbuka, mengajarkan nilai-nilai moral dan kebaikan, serta mengawasi pergaulan mereka,” Pesan Rizky.
“Saya yakin bahwa dengan kerjasama yang baik antara pemuda, orang tua, dan pendidik, kita bisa mengatasi masalah narkoba dan menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tutup Rizky.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












