Jakarta, – Militer Iran melalui Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, di kawasan Teluk pada Minggu (1/3/2026). Dalam pernyataan yang dimuat media lokal dan dikutip AFP, IRGC menyebut kapal induk tersebut terkena empat rudal balistik.
Klaim serangan itu muncul sehari setelah serangan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran pada Sabtu waktu setempat. Hingga kini, belum ada konfirmasi independen terkait dampak serangan tersebut maupun tanggapan resmi dari pihak AS atas klaim yang disampaikan pihak Iran.













