Penguatan Peran Keluarga dan Kearifan Lokal dalam Pencegahan Stunting

Pangkep liputan7aktual.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Insitut Kesehatan Muhammadiyah Sidrap, mengadakan Demo Masak Makanan Bergizi pencegahan stunting, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Mangallekana Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, Selasa, 09 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Mangallekana Sahida.SE, Petugas Gizi Puskesmas Labakkang Yunita.SKM, Bidang Desa Kelurahan Mangallekana Norma Yunita.A.md.Kep, Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Insitut Kesehatan Muhammadiyah Sidrap, Ibu Balita Stunting, Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) Kelurahan Mangallekana.

Sambutan Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Mangallekana Sahida.SE, Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan ITKES Muhammadiyah Sidrap mengadakan kegiatan yang berfokus pada penguatan peran keluarga dan kearifan lokal dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting melalui peran aktif keluarga dan pemanfaatan kearifan lokal.

*Tujuan Kegiatan*

– Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang stunting dan pencegahannya
– Mengembangkan peran keluarga dalam pencegahan stunting
– Mengintegrasikan kearifan lokal dalam upaya pencegahan stunting

Strategi Pencegahan Stunting

– Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang
– Mengembangkan peran keluarga dalam memantau tumbuh kembang anak
– Mengintegrasikan kearifan lokal dalam upaya pencegahan stunting

Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting

– Memberikan asupan gizi seimbang kepada anak
– Memantau tumbuh kembang anak
– Mengajarkan anak tentang hidup sehat dan bersih

Kearifan Lokal dalam Pencegahan Stunting

– Pemanfaatan bahan makanan lokal yang bergizi
– Pengolahan makanan yang tepat untuk meningkatkan nilai gizi
– Pelestarian tradisi dan budaya yang mendukung kesehatan dan gizi

Dengan penguatan peran keluarga dan kearifan lokal, diharapkan masyarakat dapat lebih efektif dalam mencegah stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (Abdullah Sangkala).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *