Lampung timur,Liputan7aktual.com,”SMA.N 1.Kibang kabupaten lampung timur minim anggaran BOS,bagian humas SMA.N.1 Kibang ,Devi,Menyatakan bahwa saat ini kita tidak adalagi kerjasama publikasi dengan media,Alasannya di sekolahan saat ini tidak adalagi komite.
Hal ini yang iya lakukan ter batasan Anggaran,karena di juknis BOS juga di situ tidak ada juknisnya,
Jadi di tahun lalu kerjasama kita dengan awak media melalui anggaran komite,kata bagian humas SMA.N1 Metro kibang,Devi,Rabo/23/7/25)
Lanjut,Devi’untuk juknis BOS,untuk sarana prasarana sekolah,sapras’ hanya 10% dari anggaran BOSNas,maka dari itu kami kelola anggaran BOS yang 10%untu perawatan sekolah,’Tapi itu bukan sepenuhnya untuk pembangunan,Seperti kita bangun pemasangan paving itu melalui dana komite,Ucapnya,
Saat ini ‘kami di sini untuk mengelola anggaran BOS,per siswa,1500.00) terbagi 380 siswa siswi sebenarnya itu tidak mencukupi,akan tetapi bagai man kita untuk menyikapi anggaran segitu,
Kegiatan di sekolah ini cukup besar ,seperti pelatihan pengiriman ke jakarta kita harus laksanakan karena itu tanggung jawab di sekolah’gimana kita mengatur anggaran di situ,
Kegiatan sekarang dana BOS untuk pelatihan,25% dan itu di setoran kan ke BGTK,dan kita harus mengikuti itu’karena ikuti peraturan kementrian,untuk sementara ini di sekolahan kami ,terkait air minum beli AKUA aja kami tidak ada,
Dari itu media ini menyoroti adanya dugaan tumpang tindih anggaran BOS dengan anggaran komite,di era tahun sebelum ajaran baru,,Dana BOS ,10% untuk Sapras, perawatan sekolah,pembuatan paving melalui dana komite,padahal di situ sapras meliputi sarana prasarana sekolah(Samsi)












