Liputan 7 AktualNews, PANGKEP, 26 Juni 2025 – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Pemerintah Desa Biringere bersama Babinsa Koramil Kodim 1421/Pangkep menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan suasana religius yang aman dan penuh makna. Hal ini tercermin dalam rapat pemantapan kegiatan yang dilangsungkan di Aula Kantor Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.
Kegiatan tersebut menjadi ajang koordinasi lintas elemen, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparat keamanan dari TNI dan Polri, guna memastikan perayaan Tahun Baru Islam dapat berjalan dengan tertib dan menggugah semangat kebersamaan warga.
Babinsa Desa Biringere, Serma Sudirman, menegaskan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam setiap sendi kehidupan sosial dan keagamaan di desa binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan seperti ini, dapat berjalan aman, tertib, dan membawa nilai-nilai positif bagi seluruh warga,” tegas Serma Sudirman dalam penyampaiannya.
Agenda yang dibahas dalam rapat antara lain meliputi pelaksanaan pawai taaruf, tabligh akbar, dan kegiatan doa bersama, dengan pengamanan yang melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur aparat desa.
Kepala Desa Biringere, Muhammad Syawir, mengungkapkan rasa terima kasih atas keterlibatan aktif Babinsa, yang dinilai selalu responsif terhadap dinamika sosial masyarakat desa.
“Keterlibatan langsung Babinsa dalam kegiatan seperti ini sangat berarti. Ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya.
Rapat ini juga menjadi momentum reflektif untuk menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta mempererat jalinan silaturahmi antarwarga tanpa membedakan latar belakang.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Desa Biringere optimis peringatan 1 Muharram 1447 H tahun ini akan menjadi perayaan yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat makna spiritual dan sosial. (*Chemal Rusanda)












