PANGKEP liputan7aktual.com – Pemerintah Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan melalui Dinas Pertanian menggelar Tanam Perdana Padi Pola Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM.AAS), bertempat di Lahan Kelompok Tani Setia 1 Kampung Paccikombaja Kelurahan Labakkang Kabupaten Pangkep, Rabu, 7 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadir oleh, Bupati Pangkep Dr.H.Muhammad Yusran Lalogau.S.Pi.M.Si, Kepala Balai Benih Tanaman Pangan Prov Sul-Sel Syafruddin.SP, Kasubag Bin Kerma Polres Pangkep Kompol Jamaluddin, Kasubsi I Intelijen Kejari Pangkep Dudi Wijaya.SH, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep Muhiddin R.S.Hut.MM, Kepala Balai BRMP Serealia Maros Sarjoni.MP, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Hj.Najmiah.SP, Kepala BPS Kabupaten Pangkep Dr.Ayub Parlin Ampulembang.S.Si.M.Si, Kabag Prokopim H. Rahmat Anwar.SE.M.Si, Camat Labakkang Bahri, SE.MM, Danramil 1421-04 Labakkang Kapten Inf Jamaluddin, Kapolsek Labakkang AKP Sofyanto.SH, Koordinator PPL Kecamatan Labakkang Hj.Kasmawati.SP, Lurah Labakkang Abdul Haris.S.Sos, Babinsa Kelurahan Labakkang Serda Ermin, Koordinator PPL Kecamatan dan PPL, Ketua KTNA Kabupaten dan Kecamatan, Ketua dan Anggota Kelompok Tani Setia 1, serta warga masyarakat.
Sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep, Muhiddin.R.S.Hut.MM. Dalam rangka Tanam Perdana Padi Pola Pertanian Modern – _Advanced Agriculture System_ (PM.AAS). Menjelaskan PM.AAS dirancang sebagai solusi pertanian terintegrasi. Mulai dari olah tanah mekanis, tanam pakai rice transplanter, pemupukan berimbang, irigasi presisi, hingga panen dengan combine harvester.
“PM.AAS kita dorong untuk tekan biaya produksi, hemat tenaga kerja, dan naikkan indeks pertanaman. Di lokasi ini kita targetkan IP 300 dengan produktivitas 7 – 8 ton per hektare.
Ia memastikan Dinas Pertanian bersama PPL akan mengawal penuh mulai dari tanam hingga panen. Alsintan juga disiapkan agar bisa diakses seluruh kelompok tani secara bergiliran.
Sambutan Kepala Balai Benih Tanaman Pangan Prov Sul-Sel, Syafruddin.SP. Mengapresiasi Pemkab Pangkep yang bergerak cepat menerapkan pertanian modern. Menurutnya, kunci sukses PM.AAS ada pada 3 hal: benih unggul, teknologi tepat guna, dan SDM petani yang adaptif.
“Balai Benih Sul-Sel siap support benih padi varietas unggul bersertifikat yang cocok untuk lahan di Labakkang. Benih baik ditambah mekanisasi, hasilnya bisa naik 30% dibanding pola konvensional.
Ia berharap demplot PM.AAS ini berhasil dan bisa direplikasi di kecamatan lain Se-Pangkep.
Sambutan Bupati Pangkep.Dr.H.Muhammad Yusran Lalogau.S.Pi.M.Si. Bupati Yusran menegaskan PM.AAS bukan sekadar ganti alat, tapi perubahan cara bertani.
“Kalau dulu tanam 1 hektare butuh 25 orang sehari, sekarang dengan transplanter cukup 3 orang 2 jam. Waktu yang hemat bisa dipakai untuk usaha lain. Inilah cara kita sejahterakan petani.
Bupati meminta Camat, Lurah, dan PPL mendampingi petani sampai paham dan mahir menggunakan teknologi. Ia juga menyampaikan anak muda untuk kembali melirik sektor pertanian.
“Bertani sekarang keren. Pakai mesin, pakai aplikasi, hasilnya terukur. Pemerintah hadir dari hulu ke hilir. Mari kita sukseskan PM.AAS demi ketahanan pangan dan ekonomi Pangkep.
Kegiatan diakhiri tanam perdana secara simbolis menggunakan rice transplanter oleh Bupati bersama Forkopimda dan Kelompok Tani Setia 1. (Abdullah Sangkala).












